Tuesday, April 25, 2006

Sungai yang Meng Ular

Kenapa kita bertikai, masalahnya Pak, ada orang yang coba2 mengotori sungai kita, mengklaim hanya miliknya sehingga orang lain tidak boleh mandi di sana. Sungai (agama) kita dah tidak jernih lagi, dicemari limbah2 pabrik yang memproduksi produk2 politik, isu nasional dan internasional. Agama kasih dah menghilang entah kemana, agama rahmatan li`alamin juga sibuk ngurusi kunut dan hadiah dari para pemilik pabrik.
Pertikaian pun wajar2 saja terjadi, sungai jernih lambang kehormatan mereka dah direnggut keperawanannya oleh politikus-politikus rakus bak tikus kurus di dalam kakus. Yang salah -menurut saya-, mereka lebih suka bertikai dgn sesama mereka sendiri, orang2 yang saban hari sama2 mandi dikali. So, yuk kita rame2 bersihkan lingkungan, perangi tikus2 itu sampai kesarang2nya, Insyaallah kasih dan rahmatan lil`alamin agama akan terlihat kembali.

1 comment:

sungai siak said...

hmm saya suka lingkungan yang bersih
dan saya juga sangat risih melihat sungai yang tercemari sama seperti di sungai siak sekarang pencemarannya sudah melebihi batas ke khawatiran
salam kenal kawan yu kita sama sama cintai alam karena alam sesungguhnya akan mencintai kita